Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada masyarakat yang mendapatkan sertifikat tanah ini.
Kata Abdullah Sani, hal ini menunjukkan program pemerintah yang mendukung masyarakat kecil.
Baca Juga:
Mafia Tanah Kutai Barat Diduga Libatkan Polres, IPW: Ada Intervensi Kuat di Jakarta
“Semoga masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya pemberian sertifikat ini dari Pemerintah, dan kedepannya semoga konflik-konflik tanah yang ada dapat segera diselesaikan,” tutupnya.
Sebanyak 500 masyarakat Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi menerima sertifikat tanah secara virtual dari Presiden Jokowi pada Kamis, 1 Desember 2022.
Di Jambi sendiri, acara ini digelar oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jambi.
Baca Juga:
Fakta-fakta Mafia Tanah di Ceger, Balik Nama Sepihak hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Pegawai BPN
Kepala Kantor BPN Jambi, Wartomo mengatakan secara nasional, ada 1,5 juta sertifikat tanah yang diberikan secara simbolis oleh Presiden Jokowi dan acaranya dipusatkan di Istana Negara.
“Sudah diberikan sebanyak 500 sertifikat tanah, 250 untuk masyarakat Kota Jambi, dan 250 lagi untuk masyarakat Kabupaten Muarojambi,” katanya.