Jambi.WahanaNews.Co| Temuan awak media pada Selasa 01/4/2026 sekitar pukul 10.00 WIB memperlihatkan aktivitas mencurigakan yang diduga kuat aksi pelangsir solar subsidi. Ironisnya, praktik ini disebut sudah berlangsung lama dan seolah kebal hukum.
yang lebih ironis nya lagi, pemilik SPBU 24.361.51 diduga ikut serta sebagai Pelangsir BBM jenis solar di SPBU nya sendiri.
Baca Juga:
Seragam Baru Bermotif Toraja Warnai Semangat Kontingen Indonesia Menuju SEA Games Thailand
Salah seorang warga Kota jambi SR mengatakan “kami tadi mau ngisi BBM solar Ke SPBU nusa Indah pak, antrian nyo panjang nian pak, kayak nyo banyak pelangsir lah pak disano, yang lebih ironis waktu sayo ngantri, tiba tiba ada mobil Fortuner Warna Hitam BH 1245 AM, yang datang datang langsung motong antrian aja pak, kami tanyo lah ke orang orang situ pak ,siapo dio itu tiba tiba motong antrian kito, langsung lah dijawab kawan dibelakang sayo,itu mobil yang punyo SPBU pak jawab kawan dibelakang sayo” ujarnya.
SR juga mengemukakan, mobil fortuner warna hitam itu kayak nya kurang lebih 2 kali lah pak ngisi BBM solar disini, sayo bae belum dapat minyak,dio sudah dua kali Ngisi ungkap SR.
Wahana News co, mencoba Mengecek No plat BH 1245 AM melalui aplikasi Cek samsat jambi,yang ditemukan bahwa No plat yang tercantum pada mobil Fortuner Hitam itu diduga palsu,Dan dididuga Pemilik Mobil fortuner ini bernama Devi, keluarga dari Pemilik SPBU 24.361.51 Nusa indah kota jambi.
Baca Juga:
Jersey Baru Tim Indonesia untuk SEA Games 2025 Resmi Diluncurkan, Usung Spirit of The Nation
Sewaktu dicek No plat itu tertuju pada MOBIL toyota jenis AVANZA warna hitam metalik tahun 2010. yang telah menunggak pembayaran pajak dari tahun 2020.
Dengan ada nya temuan ini, APH polda jambi dan polresta jambi, kira nya harus sesegera mungkin memeriksa dan memanggil pemilik mobil Fortuner dan Pihak terkait SPBU 24.361.51 yang berlokasi di Nusa indah kota jambi,yang diketahui Dikordinir oleh Pemilik nya langsung FITRIANSYAH. wahana news.co juga masih mencoba mengkoorfirmasi kebenaran Nya kepada Pengelolah SPBU Nusa indah kota jambi FITRIANSYAH
Aturan hukumnya jelas: UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas jo UU Cipta Kerja, pelaku penyalahgunaan BBM subsidi diancam *pidana 6 tahun penjara dan denda maksimal 60 miliar*.
*Ciri-ciri pelangsir BBM yang biasa disebut di berita:*
1. *Mobil tangki modif*: Pakai tangki tambahan di bak/di bawah mobil
2. *Bolak-balik ngisi*: Dalam sehari bisa 2 - 4 x ke SPBU yang sama
3. *Pakai jeriken/drum*: Ngisi pakai jeriken lalu dipindah ke gudang
4. *Jam rawan*: Subuh, malam hari, atau saat SPBU sepi
5. *Ada “setoran”*: Oknum operator SPBU diduga ikut main
*Modus kedok yang sering dipakai:*
- Cucian mobil tapi ada tandon besar
- Bengkel/tambal ban tapi stok solar banyak
- Rumah pribadi tapi keluar masuk truk tangki. [yg]