Jambi.WahanaNews.Co| Intimidasi yang terjadi kepada Beberapa Karyawan PT.BUKIT KAUSAR yg di bawah naungan PTPN IV Regional JAMBI memasuki babak baru.
Pada hari kamis,16 April 2026 ,DPW Federasi Serikat Buruh ( SERBUK ) propinsi Jambi kembali mendatangi Polda jambi guna memenuhi panggilan Penyidik atas laporan SERBUK beberapa bulan yg lalu.
Baca Juga:
6,9 Ton Ikan Sapu-sapu Dibasmi, DPRD Singgung Dipakai Pedagang
“kami sebagai pelapor mengucapkan terimakasih bayak kepada penyidik Direskrimum polda jambi atas proaktif nya penyidik atas laporan kami ini, untuk diketahui pelaporan ini terjadi dikrenakan adanya penolakan yang terkesan sangat intimidasi kepada beberapa orang pengurus F.SERBUK yang diwakilkan oleh Johan Hernatal Siahaan ( JHS) mencoba menjalin kerjasama dengan PT.BUKIT KAUSAR yang berdomisili di kecamatan tungkal ulu kabupaten tanjung jabung barat” ujar Masta Aritonang.
Masta juga mengatakan kedatangan mereka ke PT.BUKIT KAUSAR dihalangi dua orang oknum karyawan dari PT.BUKIT KAUSAR yang bernama Supriadi yang bertugas sebagai Mandor 1, dan Indah yang bertugas sebagai Asisten Manager Bidang Afdelling di PT.BUKIT KAUSAR dibawah naungan PTPN IV regional jambi.
Adapun tujuan gederasi serbuk jambi kesana adalah mengajukan kerjasama antara FEDERASI SERBUK dengan PT.BUKIT KAUSAR.
Baca Juga:
Viral Guru Ngaji di Puncak Diduga Lecehkan Murid, Rumah Digeruduk Warga
Johan Hernatal Siahaan mengatakan indah selaku asisten manager di PT BUKIT KAUSAR PT.BUKIT KAUSAR tidak menerima Serikat Buruh/ Serikat pekerja kecuali dari Serikat pekerja Perkebunan.
“Ini kan menandakan tidak ke profersional nya PT.BUKIT KAUSAR kepada serikat buruh,yang diduga audah terjadi pengaturan hanya 1 (satu) saja serikat pekerja yang boleh masuk di PT.BUKIT KAUSAR yang dibawah naungan PTPN IV REGIONAL JAMBI” ujar Johan.
Sementara itu Ketua DPW FEDERASI SERBUK Provins Jambi Masta Aritonang sangat menyesal sikap dari pimpinan pt yang dinaungi PTPN IV tersebut.