Jambi.WahanaNews.Co | MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi telah usai menggelar rapat konsolidasi. Rapat dipimpin langsung Adri SH MH, Ketua MPW PP Jambi. Hadir ratusan anggota PP berpakaian loreng oranye hitam.
Rapat tersebut menghasilkan tujuh poin penting, yang menegaskan komitmen Pemuda Pancasila dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Provinsi Jambi.
Baca Juga:
Ironi! KPK yang Geledah Rumah Hasto, Malah Jokowi yang Diserang PDIP
Poin pertama adalah dukungan penuh MPW PP Jambi beserta seluruh anggotanya kepada Kepolisian Daerah Jambi dalam memanggil dan memeriksa korlap KS Bara Tursiman. Adri, yang akrab disapa Panglima itu menyebut Tursiman sebagai Korlap Aksi bertanggung jawab atas pengrusakan di kantor Gubernur Jambi.
Langkah tegas ini menunjukkan bahwa Pemuda Pancasila berdiri berdampingan dengan aparat keamanan dalam menegakkan hukum.
Selanjutnya, kata Panglima Adri, MPW PP Jambi mendukung sepenuhnya Gubernur Jambi yang telah mengeluarkan instruksi untuk menutup kegiatan Hauling batubara di Jambi.
Baca Juga:
OCCRP Akui Daftar Tokoh Kerap Dimanipulasi untuk Kepentingan Agenda Politik
Pemuda Pancasila menekankan pentingnya para pengusaha batubara segera membuat jalan khusus untuk kegiatan Hauling batubara di Jambi.
“Itu sebagai langkah untuk menjaga lingkungan dan tatanan sosial,”tegas Panglima Adri.
Dalam poin keempat, MPW PP Jambi menegaskan bahwa perusakan kantor Gubernur Jambi merupakan tindakan kriminal murni. Dan Pemuda Pancasila menuntut agar pelaku perusakan segera diproses hukum, tanpa menunggu usai pemilu.
“Menurunkan massa aksi ke Polda Jambi menjadi pilihan jika tuntutan ini tidak ditindaklanjuti,”tegas Panglima Adri.
Selanjutnya, Pemuda Pancasila memberikan dukungan penuh kepada Forkopimda dalam menyelesaikan masalah batubara di Jambi.
“Dengan meminta Kapolda untuk memanggil para pengusaha pemegang IUP yang beroperasi di Jambi,”kata Panglima Adri.
Dalam poin keenam, MPW PP Jambi menegaskan bahwa mereka tidak akan mentolerir kegiatan anarkis di Provinsi Jambi dan siap untuk turun tangan dalam menjaga ketertiban.
Terakhir, mereka meminta Gubernur Jambi agar Pemuda Pancasila diikutkan dalam program-program yang mengatasi masalah batubara, sebagai wujud partisipasi aktif dalam pemecahan masalah yang tengah dihadapi provinsi ini.
Panglima Adri SH MH, menegaskan bahwa langkah-langkah ini merupakan bentuk kesatuan dan keseriusan Pemuda Pancasila dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di Jambi.
“Kami akan terus berjuang untuk kebaikan provinsi ini dan tidak akan berhenti dalam memastikan keadilan dan ketertiban,” kata Adri, lalu disambut gemuruh pekik Pancasila abadi. [Yg]