Jambi.WahanaNews.Co| Langkah bersejarah tercipta di sektor hulu migas nasional. Untuk pertama kalinya, Koperasi Batanghari Patra Nusantara (BPN) Jambi berhasil melakukan pengiriman minyak mentah dari sumur masyarakat ke fasilitas resmi milik PT Pertamina (Persero).
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, melaporkan langsung capaian ini kepada Menteri ESDM sebagai tonggak baru dalam upaya peningkatan lifting nasional.
Baca Juga:
PHR, Polda Sumsel dan Kejari Prabumulih, Sinergi untuk Peningkatan Kesadaran dan Penegakan Hukum di Kegiatan Hulu Migas
Sebanyak lima truk tangki, masing-masing mengangkut 60 barel minyak, diberangkatkan pada Kamis malam dengan total volume mencapai 300 barel. Saat ini, minyak tersebut tengah menjalani proses unloading di fasilitas Pertamina MGS Tempino, Jambi, dengan kondisi aman, lancar, dan selamat.
“Alhamdulillah, untuk pertama kalinya Koperasi BPN akhirnya berhasil mengirimkan minyak dari sumur masyarakat. Ini adalah hasil kerja bersama yang patut disyukuri,” ujar Djoko dalam laporannya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, koperasi, pemerintah, dan industri migas nasional dapat membuka jalur legal dan produktif bagi pengelolaan minyak rakyat. Model ini dinilai berpotensi menjadi solusi strategis untuk mengoptimalkan potensi sumur masyarakat sekaligus menekan praktik produksi ilegal.
Baca Juga:
Baleg DPR Prioritaskan Penyelesaian RUU Tunggakan pada Masa Sidang Terpanjang 2025–2026
Tak berhenti di angka 300 barel, target berikutnya sudah dipatok lebih tinggi. Penyaluran minyak dari sumur masyarakat diharapkan bisa meningkat hingga 600 barel oil per day (BOPD) dalam waktu dekat.
Djoko juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Menteri ESDM yang dinilai menjadi faktor penting terwujudnya pengiriman perdana ini.
“Bersama kita bisa. Lifting naik, bisa, bisa, bisa,” tegasnya penuh optimisme.
Momentum ini menjadi sinyal positif bagi upaya pemerintah mengejar target produksi migas nasional di tengah tantangan penurunan alamiah lapangan tua. Jika skema seperti ini diperluas, kontribusi sumur masyarakat berpotensi menjadi salah satu penopang tambahan bagi ketahanan energi nasional.
sumber:Ruangenergi.com [yg]