Selain itu, dengan kondisi petani terancam gagal panen tentu akan berdampak pada suplai dan dimana akan berubah.
Secara teorinya, ketika suplai berkurang sementara diman (permintaannya tinggi) tentu gejolak harga akan terjadi.
Baca Juga:
Deputi Kemenkop UKM: Koperasi Berperan Penting Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Taraf Hidup
Harga pasti akan menjadi mahal, ditambah beras merupakan penunjang kebutuhan utama masyarakat.
“Intinya kembali lagi bagaimana komunikasi Gubernur dengan Pemerintah pusat, “ pungkasnya. [Yg]