Dengan adanya pabrik pengolahan di daerah, ia menilai dapat memangkas rantai distribusi dan harga jual di tingkat petani bisa lebih tinggi.
"Ada industri hilirisasi dipastikan berkontribusi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya.
Baca Juga:
Pemerintah Perkuat Ekosistem Talenta Nasional Lewat Integrasi Data Strategis
Sebagai kabupaten dengan luas perkebunan kelapa terbesar di Jambi seluas 58 ribu hektare dengan produksi pada 2024 tercatat sebanyak 51 ribu ton, Muslimin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempermudah segala bentuk perizinan bagi investor yang serius.
"Pemerintah daerah akan memfasilitasi, mempermudah, dan menyiapkan segala aspek yang dibutuhkan agar industri kelapa ini bisa berdiri di Tanjab Timur. Demi kesejahteraan petani kita," ujarnya.
[Redaktur: Patria Simorangkir]