JAMBI.WAHANANEWS.CO, Kota Jambi - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Provinsi Jambi, terus mematangkan rencana strategis percepatan program hilirisasi komoditas kelapa guna mendongkrak ekonomi petani.
"Langkah itu diambil guna memberikan nilai tambah bagi produk pertanian lokal, sekaligus meningkatkan taraf ekonomi para petani kelapa di wilayah tersebut," kata Wakil Bupati Tanjab Timur Muslimin Tanja di Jambi, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga:
Pemerintah Perkuat Ekosistem Talenta Nasional Lewat Integrasi Data Strategis
Menurut dia, pemerintah daerah saat ini tengah serius menjajaki peluang kerja sama dengan investor luar negeri.
Hal itu ditandai belum lama ini pemerintah daerah telah menerima kunjungan delegasi dari Jerman dan Belgia yang datang khusus untuk memantau kondisi perkebunan kelapa secara langsung di Kabupaten Tanjab Timur.
Selain menjaring investor global, Pemkab Tanjab Timur tengah aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, melakukan audiensi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) guna membahas dukungan regulasi dan infrastruktur yang diperlukan.
Baca Juga:
Bappenas Usul Pemisahan DKPP dari Kemendagri demi Perkuat Penegakan Etik Pemilu
Ia mengatakan, hilirisasi diharapkan menjadi solusi atas fluktuasi harga kelapa yang selama ini sering dikeluhkan petani, termasuk upaya membuka lapangan kerja dan mendongkrak harga jual kelapa.
Muslim menyebutkan, dari sisi riset awal para investor, kualitas kelapa di Tanjab Timur menunjukkan hasil yang cukup baik.
"Kualitas yang cukup bagus itu, menjadi modal kuat kita untuk menarik minat industri," katanya.