JAMBI.WAHANANEWS.CO, Kota Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi siap melakukan intervensi jika terjadi kenaikan harga komoditas pangan di wilayah tersebut, terutama menjelang Idul Fitri 1446 H/2025 M.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jambi Johansyah, mengatakan Pemprov Jambi sudah memiliki anggaran intervensi komoditas pangan saat terjadi kenaikan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Baca Juga:
Pemkab Sigi Sulteng Catat Harga Cabai Rawit Turun Rp70/Kg Juni 2024
"Anggaran intervensi per komoditi cabai merah keriting, bawang merah, cabai rawit dan beras," kata Johansyah, minggu (23/3/2025).
Menurut Johansyah, pemerintah provinsi Jambi memiliki anggaran Rp1,5 miliar untuk berbagai komoditas pangan. Besaran intervensi tiap komoditas berbeda-beda.
"Jika anggaran yang disiapkan tersebut kurang, maka pemerintah daerah akan menganggarkan kembali atau menambah dana intervensi," ucapnya.
Baca Juga:
10 Daerah Penghasil Cabai Rawit Terbesar di Indonesia
Ditambahkan, Intervensi komoditas pangan ini, salah satunya akan dilakukan saat ramadhan atau menjelang Idul Fitri jika terjadi kenaikan harga komoditas.
"Terutama digunakan saat ramadhan, kalau harga stabil tidak digunakan atau kalau harga naik sebatas wajar," katanya.
Sementara itu, pantauan harga di Pasar Angso Duo, Kota Jambi,pada Minggu (23/3/2025) yakni harga cabai merah mengalami kenaikan menjadi Rp36 ribu per kilogram atau naik 16 persen dari hari sebelumnya. Sedangkan cabai rawit hijau tetap stabil.