“Pada hari ini Polda Jambi melaksanakan kegiatan apel dan simulasi Sispamkota yang melibatkan kurang lebih 1.016 personel, sebagai bentuk kesiapsiagaan operasional dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan langkah strategis dalam mitigasi risiko terhadap dinamika global dan nasional, termasuk menghadapi agenda nasional pada Mei 2026 seperti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).
Baca Juga:
Gagal Total! Tak Ada Kota Raih Adipura 2026, Masalah Sampah Jadi Biang Kerok
“Kegiatan ini merupakan strategi antisipatif dan mitigasi risiko terhadap dinamika global dan nasional, termasuk agenda nasional May Day, dengan menggunakan pola pengamanan berjenjang mulai dari kondisi hijau, kuning, hingga merah,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam pengamanan tetap mengedepankan prinsip preventif, humanis, profesional, dan proporsional, serta tetap menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
“Pendekatan operasional yang kami kedepankan adalah preventif, humanis, profesional dan proporsional, serta tetap menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara tertib sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya.
Baca Juga:
Digerebek Polisi, Daycare Tanpa Izin di Jogja Diduga Aniaya Anak
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi menyampaikan bahwa kegiatan apel dan simulasi Sispamkota ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jambi.
“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya menjelang agenda nasional seperti May Day,” ujar Kabid Humas.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Polda Jambi telah menyiapkan berbagai skenario pengamanan secara komprehensif, termasuk penanganan situasi darurat.