Adapun Workshop ini merupakan bagian dari upaya membangun sikap mental dan karakter warga negara sekaligus memperkuat kesadaran bela negara di tengah dinamika ancaman yang semakin kompleks dan multidimensi.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema, S.Sos yang dibacakan Kepala Pusat Bela Negara Bacadnas Kemhan Brigadir Jenderal TNI Parluhutan Marpaung, S. IP., M.Han menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pertahanan dan TNI, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Wali Kota Gunungsitoli Terima Tim Monev Satgas PRR Aceh - Sumbar
"Workshop ini diharapkan mampu menanamkan nilai dasar bela negara, mendorong peserta untuk menyebarluaskannya kepada masyarakat, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sesuai bidang dan profesi masing-masing. Peserta juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan role model dalam mengaktualisasikan nilai-nilai bela negara di lingkungan masyarakat, "sebutnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Kementerian Pertahanan, Pemerintah Daerah, khususnya Provinsi Jambi dan seluruh komponen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus kesadaran bela negara yang kuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Hadir pada pembukaan kegiatan Workshop tersebut Forkompinda Provinsi dan Kota Jambi serta para peserta terdiri dari Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) serta Organisasi Profesi dan Komunitas.
Hadir dalam acara ini anggota PWI Kota Jambi yang dipimpin oleh Wakil Ketua M. Hafiz Alatas, Sekretaris Andri, Wasek Ali Ahmadi, Bidang Organisasi Rizal Zebua, Bidang Pendataan Hendra, Bidang Hukum Bakhtiar dan anggota lainnya seperti Paramon, Ados, Ibad, Rio, Rudi dan Marlina. [yg]