JAMBI.WAHANANEWS.CO – Ada sinyalemen penimbunan solar bersubsidi di sebuah gudang di arah pall 10 Kota Jambi, Provinsi Jambi.
Gudang ini berkedok sebagai tempat cucian mobil. Gudang ini berada di kawasan ramai, banyak orang berjalan kaki dan kendaraan yang berlalu-lalang.Tampak tempat ini ada sejumlah orang yang menjadi pengawal dengan sikap bersiaga.
Baca Juga:
KPK Soroti Risiko Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri
Aktivitas ilegal ini disinyalir dilakukan secara terorganisir dan muat-bongkar terencana, mulai dari memuat solar di SPBU sampai membongkar gudang.
Pelbagai kendaraan dipakai untuk mengangkut solar, seperti truk besar, sedang, kecil, dan mobil tua. Solar ini ditampung di tangki minyak dari masing-masing kendaraan pengangkut supaya tidak diketahui atau menimbulkan kecurigaan.
Pantauan WAHANANEWS.CO, sekira jam 08:00 WIB hingga 11:00 WIB sejumlah truk masuk ke gudang berapa waktu, kemudian hanya berselang beberapa menit langsung keluar kembali.
Baca Juga:
Tren Kendaraan Elektrifikasi, Mobil Hybrid Laku Keras di RI Ternyata Ini Alasannya
Dari narasumber yang WAHANANEWS.CO temui di kawasan gudang ini, aktivitas pengiriman solar subsidi ke gudang penimbunan per hari mencapai lebih 30 kali angkutan.
“Ini berlangsung setiap hari, dengan perkiraan tiga puluh kali lebih pengangkutan per hari,” ujar narasumber yang tak berkenan disebutkan namanya, Minggu (19/04/2026).
Ironisnya gudang ini berjarak kurang dari 1Km dari polsek Kota baru informasi yang di dapatkan redaksi pemilik nya bernama Dohot Simarmata.
Mengenai aktivitas ini, disesalkan oleh masyarakat Kota Jambi, soal penyelewengan solar bersubsidi ini. Ini adalah tindakan pidana.
“Truk itu diduga menjual minyak hasil langsiran dari SPBU dan menimbun BBM subsidi dari SPBU,” ujar warga Kota Jambi ini, Sabtu (18/042026).
WAHANANEWS.CO sudah berupaya untuk klarifikasi kepada pemilik gudang tersebut Namun, belum dapat ditemui.
Sampai berita ini ditayangkan masih berupaya untuk mendapatkan klarifikasi dari pemilik gudang ini dan aparat penegak hukum mulai dari Polsek, Polres dan Polda Jambi. [yg]