- Iptu A.R – disebut sebagai donatur, pemasok BBM, dan penghubung koordinasi
- Ipda Y dan Ipda Eng – dikaitkan dengan kepemilikan dan operasional tambang
- Aipda Azh, Aipda Jml, Aipda And – disebut sebagai pelaku tambang di berbagai titik
- Bripka Mrm, Bripka Prp, Briptu Btg – dikaitkan dengan aktivitas penambangan lapangan
Nama lain yang juga muncul:
Baca Juga:
Polri Siapkan Transformasi STIK Jadi Universitas Kepolisian Demi Tingkatkan Profesionalisme Dan Pengembangan Ilmu
- Aipda Fbr – disebut sebagai penampung hasil emas
- Bripka Hdr, Aipda Umr, Aipda Chy, Aipda Nvr – dikaitkan dengan aktivitas tambang di wilayah berbeda
- Aiptu Smb – disebut dalam aktivitas tambang di area PTPN
- Briptu Ags K, Briptu Iyn, Bripda Ang – disebut sebagai operator lapangan
Sementara itu:
- Bripka A.S dan Aipda I.P.D – disebut dalam dokumen sebagai pelaku sekaligus penadah hasil tambang
- Bripka Rzl, Aipda Jna, hingga Brigpol Rds – dikaitkan dengan aktivitas tambang di beberapa titik Blambangan Umpu
Baca Juga:
Beasiswa Luar Negeri DKI Jakarta Perkuat SDM Aglomerasi, MARTABAT Prabowo-Gibran: Dorong Daya Saing Jabodetabekjur
Pola yang Terbaca: Ini Diduga Jaringan, Bukan Aksi Sporadis
Jika seluruh nama dan peran ini dirangkai, maka pola yang muncul bukan lagi tambang liar biasa:
- Ada yang diduga menguasai lahan
- Ada yang mengoperasikan alat berat
- Ada yang memasok BBM
- Ada yang mengatur aliran dana
- Ada yang menampung hasil emas
Satu rantai utuh. Produksi jalan. Uang mengalir. Sistem hidup.