“Kegiatan ini adalah kegiatan yang baik dan baru pertama kali kami laksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Pondok Pesantren Darul Arifin yang telah menerima kami dengan sangat baik,” kata Kapolda.
Kapolda juga menekankan pentingnya pendidikan disiplin kepada generasi muda yang dilakukan dengan pendekatan humanis tanpa kekerasan.
Baca Juga:
Wali Kota di Los Angeles Mengaku Jadi Agen China, Terancam 10 Tahun Penjara
“Kami berharap para pengasuh dan guru dapat mendidik anak-anak dengan disiplin, namun bukan dengan cara kekerasan. Disiplin adalah bagian penting dalam membentuk karakter, karena tanpa disiplin seseorang tidak akan menjadi lebih baik,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda Jambi juga mengajak para santri untuk mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi secara positif.
“Kita tidak anti terhadap teknologi. Teknologi harus digunakan untuk hal-hal yang benar dan baik. Kami senang karena para santri dididik dengan nilai-nilai agama sehingga diharapkan tumbuh menjadi anggota masyarakat yang baik, produktif dan membawa pengaruh positif di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Baca Juga:
Skandal Nilai Berbeda, Juri dan MC LCC MPR RI Resmi Dinonaktifkan
Dalam kesempatan tersebut, Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. K.H. Umar Yusuf turut mengingatkan pentingnya menjaga marwah lembaga pendidikan agama agar tetap menjadi tempat yang aman dan penuh keteladanan.
“Kami berharap Pondok Pesantren Darul Arifin ini terus menjadi lembaga pendidikan yang baik dan tidak terjadi hal-hal yang mencoreng nama baik pesantren maupun dunia pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, pemberian bantuan tali asih dari Kapolda Jambi kepada pihak pondok pesantren, serta ramah tamah bersama para santri dan pengurus pesantren.