Jambi.wahananews.co | Ketua DPRD provinsi Jambi berkomitmen untuk mengawal penyelesaian konflik lahan yang ada di Provinsi Jambi.
Edi Purwanto bilang, setidaknya masih ada 131 aduan konflik lahan yang kini tengah didalami.
Baca Juga:
Gempa Myanmar: 15 Korban Diduga Masih Hidup di Bawah Reruntuhan Gedung
Tahun ini, Edi Purwanto menargetkan setidaknya ada enam konflik lahan yang terselesaikan.
Edi Purwanto menyebut bahwa pemerintah harus hadir ditengah masyarakat, apalagi dalam berkonflik sangat jarang sekali masyarakat didampingi tim hukum sebagai dorongan untuk masyarakat menghadapi proses penyelesaian.
“Rakyat tidak punya tim hukum maka tentu pemerintah harus memberi ruang untuk dapat di bina, dilindungi, dijaga sehingga persepsinya ini harus benar,” ujarnya.
Baca Juga:
Kesehatan Paus Fransiskus Membaik, Panjatkan Doa Untuk Myanmar, Thailand, dan Korsel
Menurut Edi Purwanto dalam menyelesaikan persoalan konflik lahan ini, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan (BPN) Provinsi Jambi.
Ini sebagai bagian dari menjalin komitmen bersama dalam mencari benang merah dari persoalan konflik lahan yang dihadapi oleh masyarakat.
“Tahun ini sudah kita komunikasikan dengan NPN dan pasti akan diselesaikan minimal tahun ini lima atau enam. Itu ada konflik Kaswari Unggul, ada DAS, ada PAL, kemudian Tebo Indah dan ada beberapa lainnya dan akan kita coba dalami terus,” ujarnya.