Jambi.WahanaNews.Co| Pilihan cuma ada dua: `Lawan atau Mati Dibodohi`. Itu yang ditegaskan Serikat Petani Bumi Kembali (Serbuk) Jambi saat membuka `Kelas Paralegal` selama 6 bulan, Minggu 28/9/2026.
Serbuk menilai, selama ini masyarakat, Pekerja dan Petani kalah bukan karena salah, tapi karena buta hukum. Sementara perusahaan dan oknum datang dengan pasal, surat, dan pengacara.
Baca Juga:
Skandal Miliaran PTPN IV Regional PT Bukit Kausar, Dugaan Anggaran Fiktif Kebun Jadi Rimba
"Selama kita diam dan tidak paham hukum, kita akan terus jadi objek. Ditipu, digusur, dikriminalisasi. 6 bulan ini kami putuskan: rakyat dan pekerja maupun petani harus punya ilmunya sendiri. Lawan, atau selamanya ditindas," tegas Masta Aritonang.SH selaku ketua DPW SERBUK PROPINSI JAMBI.
*6 Bulan, Ubah Petani dan Pekerja Jadi Penuntut*
Kelas Paralegal ini bukan seminar 1 hari. Tapi sekolah intensif selama 6 bulan penuh di seketariat DPW SERBUK PROVINSI JAMBI.
Isinya: bedah UU Agraria, cara lawan HGU fiktif,diskriminasi kepada pekerja,dan petani.
teknik buat laporan ke APH, dokumentasi bukti, sampai bedah anggaran BUMN seperti PTPN. Semua dibongkar.
Baca Juga:
Andreas Hugo Pareira: Urus Badan Usaha Kini Semudah Genggaman, Mahasiswa STIPER Ditantang Jadi Pengusaha Legal dan Berdaya Saing
Targetnya jelas: melahirkan *lebih dari 100an kader paralegal yang tergabung di Serbuk Jambi untuk menjadi pebimbing masyarakat- pekerja yang tidak mengerti hukum yang yang menjadi korban dari Perusahaan perusahaan yang tidak bertanggung jawab atas pekerja nya,
seperti contoh konflik di beberapa perusahaan yang berada di Tanjabbar, Tebo, Batanghari serta kabupaten se propinsi jambi,
paralegal yang telah di kader oleh Serbuk Jambi ini Nanti Setelah lulus, mereka wajib turun ke desa dan ke perusahaan masing-masing . Jadi tameng hukum warga dan Pekerja.
"Habis 6 bulan, jangan harap bisa dibodohi lagi pakai surat HGU. Di desa itu sudah ada orang yang bisa baca, bisa gugat, bisa lawan di meja hukum,"
Pendaftaran dibuka untuk petani, pemuda desa, dan aktivis dan pengurus inti yang bergabung di dalam Serikat Buruh Anggota ( SBA) Serbuk se Propinsi Jambi Gratis. Tanpa biaya.
ungkap Masta Aritonang.SH selaku ketua DPW SERBUK PROPINSI jambi menutup pembicaraan nya kepada wahana news.co [yg]