Petugas pos di R-10 yang mendapat kabar adanya Maria sempat terkejut karena perempuan tersebut tidak tercatat dalam daftar tamu mereka.
Mereka lalu menunggu Maria turun. Namun, hingga Sabtu malam Maria tidak kunjung terlihat. "Cuaca di Gunung Kerinci saat itu hujan lebat dari pukul 14.00 WIB hingga malam," sebut Rangga.
Baca Juga:
6000 Nasabah Bank Jambi Korban Pembobolan, Kerugian Mencapai 143 Milyar
Seorang pendaki yang mendapat nomor WhatsApp Maria mencoba mengontaknya, namun pesannya tidak terkirim.
"Malamnya, sekitar pukul 19.30 WIB, Maria terpantau tidur di atas Shelter 3 oleh pendaki lain bernama Vito. Dia tidur dengan mengunakan carrier," jelasnya.
Namun, tambah Jets, saat tim Vito menuju puncak pada Minggu pagi, Maria tidak terlihat di tempat semula. "Hingga tim turun dari puncak, mereka tidak bertemu Maria," ujarnya.
Baca Juga:
Ketua FRIC Jambi “Selama Solusi Ekonomi Belum Ada, Tambang Ilegal Akan Tetap Ada”
Petugas jaga Pos Gunung Kerinci di R-10, Dudung, mengatakan bahwa Maria akhirnya turun dari puncak Kerinci dalam keadaan aman. "Tindakan yang dilakukan petugas adalah meminta Maria menyelesaikan administrasi registrasi pendakian," sebutnya.
Dia menyebutkan bahwa Maria tidak melanggar aturan lainnya. Dia hanya kekurangan informasi. "Semua dokumennya lengkap," tutup Dudung.
Pemandu lain yang dikenal dengan nama Jets mengatakan bahwa pendaki trail running yang tektok (naik-turun gunung dalam satu hari, red) ke Gunung Kerinci pada Sabtu (30/7) sempat bertemu Maria di Tugu Yudha. Saat itu antara pukul 15.00-17.00 WIB. [yg]