Perjalanan berkeliling kota jambi berbekal daya penuh motor listrik dan hanya menghabiskan 4,2 kWH selama perjalanan.
“Kita charger molis sampe full selama 3 jam, dayanya 1400 watt, kwH terpakainya 4,2 kWH untuk jarak 40 km. Kalo diuangkan, cuma habis sekitar 6.000 rupiah. Irit sih!” ungkap Bayu, salah satu peserta fun drive.
Baca Juga:
Adu Skill, Kompetisi Konversi Motor Listrik PLN Diikuti 20 Sekolah Kejuruan
“Motor listrik ini tarikannya nyaman, tidak berisik, bersih karena tidak ada asap dan tidak punya knalpot, tidak perlu ganti oli rutin sehingga minim perawatan.
Ramah lingkungan dan recommended untuk pemakaian sehari-hari!” tambah Bayu.
Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan mengatakan, saat ini masyarakat sudah harus dikenalkan dengan gaya hidup hemat energi.
Baca Juga:
Dukung Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN-KLHK Resmikan SPKLU dan Konvoi Motor Listrik
“Masyarakat mulai saat ini harus sudah mulai dikenalkan dengan gaya hidup baru ini, gaya hidup yang hemat energi, ramah lingkungan dan tentunya juga lebih irit dibandingkan dengan energi lainnya,” pungkas Ridwan.
Kegiatan fun drive ini juga mendapat dukungan dari Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Kota Jambi, Nella Ervina, yang turut menghadiri acara.
“Kampanye electrifying lifestyle seperti ini harus terus digalakkan di daerah-daerah lainnya sehingga penggunaan peralatan listrik dan kendaraan listrik dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh masyarakat.” pungkas Nella.[zbr]