WahanaNews-Jambi | PLN UP3 Jambi ULP Muara Bulian berhasil menyalakan pelanggan tegangan menengah PT. Kedaton Mulia Primas yang beralamat di Desa Durian Luncuk Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari Jambi dengan Tarif Industri Daya 555.000 VA.
Sebelumnya PT. Kedaton Mulia Primas tersebut masih menikmati listrik dari Pembangkit Mesin Diesel dengan Kapasitas Load 500.000 Va dengan konsumsi BBM Solar sebanyak 400 Liter per hari atau setara 12.000 Liter/bulan atau sebesar Rp. 159.000.000/bulan, belum ditambah dengan pemeliharaan dari mesin Genset itu sendiri.
Baca Juga:
Demi "Nias Terang", Wali Kota Gunungsitoli Harap Pembangunan PLTMG Segera Dimulai
Perusahaan yang bergerak di bidang Produksi Minyak CPO ini akan meningkatkan produksinya seiring dengan telah beralihnya suplai Listrik dari PT. PLN (Persero). Hal tersebut juga berdampak pada pengeluaran perusahaan yang semakin efisien dengan tarif dasar listrik yang ada.
Widjaja Koswara selaku Direktur PT Kedaton Mulia Primas mengatakan Dengan beralihnya suplai listrik dari Mesin Diesel ke PLN, kami berharap produksi kami akan semakin meningkat sehingga dapat meningkatkan juga keuntungan perusahaan dan tentunya kami juga berharap dapat mengurangi biaya pokok produksi kami sebelumnya. Terima kasih PLN sudah cepat dalam melayani keinginan konsumen.
Hanfi A Abidin selaku Manajer UP3 Jambi mengatakan Selaras dengan target penjualan energi listrik akan sangat berpengaruh terhadap pendapatan.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Sebut Listrik Desa PLN Kunci Transformasi Ekonomi Wilayah Terluar
“Alhamdulillah pada bulan Ramadhan ini meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid19, Perindustrian di Jambi khususnya Muara Bulian mulai bangkit dan salah satunya dengan telah beroperasinya pelanggan Tegangan Menengah PT. Kedaton Mulia Primas daya I3/555.000 VA yang mana berdampak kepada peningkatan pendapatan dan penjualan energi listrik di ULP Muara Bulian, ujar Hanfi Abidin. Selasa (19/04/2022)
Lukman Hakim selaku Manajer ULP Muara Bulian juga menambahkan kami siap melayani Pelanggan PLN sebaik mungkin dan terlebih dibulan Ramadhan ini agar pelanggan lebih fokus dalam beribadah. [yg]