Jambi.WahanaNews.Co| Masyarakat Provinsi Jambi mendesak POMAD/Propam TNI segera turun tangan mengusut dugaan keterlibatan oknum TNI berinisial 'B' alias "Uncu" dalam jaringan aktivitas minyak ilegal atau _illegal drilling_ dan penampungan BBM di Kota Jambi.
Informasi yang dihimpun, oknum berinisial 'B' alias Uncu diduga kuat membekingi operasional ’gudang penampungan BBM ilegal‘ hasil dari sumur-sumur liar dan kegiatan pelangsiran BBM Solar di wilayah Bagan Pete, Kota Jambi.
Baca Juga:
Adies Kadir Segera Dilantik, Istana Pastikan Sumpah Hakim MK
Salah seorang aktivis Jambi, Anwar dari LSM KUBU JAMBI mengatakan kepada WahanaNewsCo.
"Saya tidak menuduh institusi TNI. Yang kami inginkan hanya hukum ditegakkan dan tidak ada yang kebal hukum," tegas Anwar.
Anwar juga menyampaikan sejumlah tuntutan:
Baca Juga:
BNPB Ikuti Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatra di Aceh
TUNTUTAN:
-segera lakukan penyelidikan terhadap oknum 'B' alias Uncu yang diduga membekingi gudang ilegal.
-Polda Jambi + Pangdam II/Sriwijaya segera gerebek dan sita gudang penampungan BBM ilegal di Kelurahan Bagan Pete
-*BPH Migas + Pertamina* audit distribusi BBM di wilayah tersebut
- *Aparat Penegak Hukum* memberikan perlindungan kepada pelapor dan saksi
Yang lebih ironis, gudang penampungan BBM ilegal tersebut terletak sangat dekat dengan pemukiman warga. Hal ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat.
> "Seperti yang terjadi beberapa bulan lalu, ada kebakaran gudang BBM ilegal yang letaknya di tengah-tengah rumah masyarakat. Kami minta APH segera turun ke lokasi dan menindak tegas dugaan gudang penampungan BBM ilegal tersebut," ujar Anwar.
"Kami siap memberikan data dan bukti secara tertutup ke POMAD. Yang kami mau cuma satu: Jambi bersih dari mafia migas," tegasnya. [yg]