Jambi.WahanaNews.Co| Ada sinyalemen pembiaran penimbunan solar bersubsidi di sebuah gudang di Jalan arah bandara, Kota Jambi, Provinsi Jambi.
Gudang ini berada di areal yang luas dengan dipagari papan yang tinggi sekira 4 - 5 meter. Gudang ini berada di kawasan ramai, banyak orang berjalan kaki dan kendaraan yang berlalu-lalang.Tampak tempat ini ada sejumlah orang yang menjadi pengawal dengan sikap bersiaga.
Baca Juga:
Pernah Mengaku Terlibat Aktif di PT ASR, Mengapa Nama Afrananta Tarigan Tidak Ada di Konferensi Pers Polda Jambi ?
Aktivitas ilegal ini disinyalir dilakukan secara terorganisir dan muat-bongkar terencana, mulai dari memuat solar di SPBU sampai membongkar gudang.
Pelbagai kendaraan dipakai untuk mengangkut solar, seperti truk besar, sedang, kecil, dan mobil tua. Solar ini ditampung di tangki minyak dari masing-masing kendaraan pengangkut supaya tidak diketahui atau menimbulkan kecurigaan.
Pantauan WAHANANEWS.CO, pada Sabtu 11/07/26 sekira jam 13:00 WIB hingga 17:00 WIB sejumlah truk masuk ke gudang berapa waktu, kemudian hanya berselang beberapa menit langsung keluar kembali.
Baca Juga:
WK Rokan Jadi Andalan Ketahanan Energi Nasional, DPR Pantau Strategi Peningkatan Produksi PHR
Dari narasumber yang WAHANANEWS.CO temui di kawasan gudang ini, aktivitas pengiriman solar subsidi ke gudang penimbunan per hari mencapai lebih 30 kali angkutan.
“Ini berlangsung setiap hari, dengan perkiraan tiga puluh kali lebih pengangkutan per hari,” ujar narasumber yang tak berkenan disebutkan namanya.
Terpantau, di gudang ini, tampak pula keluar-masuk sejumlah truk tangki berwarna putih biru dengan bertuliskan PT AMS. Truk tangki yang diduga mengambil untuk mengangkut solar untuk di bawa kepada pembeli.