Jambi.WahanaNews.Co| Aparat penegak hukum diminta tidak berhenti hanya pada penangkapan pelangsir di SPBU. `Sikat sampai ke gudang penampungan dan otak pelakunya.`
Hal ini disampaikan menyusul maraknya keluhan masyarakat soal kelangkaan Solar subsidi. Di lapangan, pelangsir kecil mudah ditangkap. Tapi 2 jam kemudian sudah ada pelangsir baru. Karena `gudang dan bandarnya masih aman.`
Baca Juga:
Tak Hanya Banjir, China Kini Diteror 900 Ular Berbisa yang Lepas dari Peternakan
"Ini ibarat memotong daun, tapi akarnya dibiarkan. Selama gudang di `Kotabaru, Pall 10 & Bagan Pete`,Penerangan, dan jalan Lingkar Barat dan lain lain masih beroperasi, selama itu juga solar subsidi akan terus hilang," tegas ANWAR dari LSM kubu jambi
Pelangsir hanya pekerja. Yang untung besar adalah pemilik gudang dan ironisnya banyak nya Pemilik gudang penampungan BBM solar sunsidi ini adalah Oknum dari TNI dan Polri sendiri,seperti contoh Gudang Minyak Kepemilikan yang bernama Sinaga dan UNCU ( nama Panggilan), mereka ini Adalah oknum TNI aktif. terapi ikut bermain ilegal driling - BBM ILEGAL dan mempunyai gudang diwilayah Hukum Polsek Kotabaru Kota Jambi.
,ironisnya gudang mereka ini`
1 gudang bisa menampung 20.000 - 50.000 liter / Hari nya dan Kalau dijual ke industri harganya `Rp 18.000/Liter`.- Rp.20.000/ liter .dengan Harga Beli dari SPBU hanya Rp 6.800 Liternya
Anwar, Kami mendesak `Kapolda Jambi` dan `Kapolresta Jambi` untuk segera :
Baca Juga:
Banjir 1,2 Meter Rendam Sukaraja Bogor, 657 Warga Terdampak
1. *Lakukan Sidak Malam* ke gudang-gudang yang diduga jadi penampungan
2. *Sita dan Segel* semua tengki modifikasi dan aset hasil kejahatan
3. *Tetapkan Tersangka Bandar/Gudang* dengan UU Migas Pasal 53 jo UU TPPU
"Jangan ada tebang pilih. Kalau berani, buktikan. Rakyat sudah muak. Tangkap bandarnya, bukan cuma sopirnya," tandasnya.
Anwar juga mengatakan kepada Wahana News.co
3 TUNTUTAN UTAMA BUAT APARAT PENEGAK HUKUM JAMBI.
1. *Hulu*: Cabut izin SPBU nakal
2. *Tengah*: Sita Gudang munyak ilegal + Tengki dll
3. *Hilir*: Tangkap Bandar/ Penadah BBM subsidi Ilegal jenis solar yang telah merugikan keuangan Negara.
sementara Itu, Wahana News. co mencoba mengkoorfirmasi mengenai banyak Gudang Penampungan Minyak Ilegal diwilayah Hukum Polsek kotabaru kota jambi, kepada KAPOLSEK KOTABARU.
KOMPOL HELRAWATI SIREGAR, sama sekali tidak ada jawaban.
Wahana News. Co juga meminta Kepada KAPOLRESTA Jambi yang baru KOMBES POL. ANANG HERLAMBANG. S. I. K., MM. Untuk kiranya, dapat Membenahi Wilayah Hukum Kotabaru kota jambi jikalau Kapolsek Nya memang tidak mampu dalam mengemban Tugas sebagai KAPOLSEK dan Abdi Masyarakat. [yg]