Mengapa belum ada penetapan tersangka?
Apa sebenarnya kendala yang menghambat proses hukum?
Baca Juga:
Pertamina Tambah 23 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Lebaran 2026
Lebih dari sekadar kasus, tragedi Senami telah menjadi simbol—simbol kegagalan, jika benar dibiarkan tanpa ujung penyelesaian.
Dilansir dari mediapolisinasional Seorang warga dengan nada getir menyampaikan.
“Kami tidak butuh janji. Kami hanya ingin melihat hukum benar-benar bekerja. Jangan sampai nyawa yang hilang hanya jadi angka tanpa arti.”
Baca Juga:
Jelang Mudik Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Produksi Kilang BBM
Di sisi lain, potensi bahaya masih mengintai. Aktivitas di KM 33 dan KM 51 yang diduga belum tersentuh pengawasan berisiko memicu tragedi serupa. Jika aparat terus lambat bergerak, bukan tidak mungkin Senami akan terulang—dengan korban yang lebih banyak.
Kini publik menunggu, bukan sekadar klarifikasi, tetapi tindakan nyata.
Karena jika hukum terus diam, maka yang berbicara hanyalah api—dan kali ini, mungkin lebih besar. [yg]