Brian mengusulkan reformulasi skema LPDP berdasarkan Resource Orchestration Theory (ROT) dengan lima pilar utama:
Search/Selection – Menyesuaikan bidang studi dengan delapan industri prioritas nasional: pangan, energi, maritim, kesehatan, digitalisasi, pertahanan, hilirisasi, dan manufaktur maju.
Baca Juga:
Hina Program MBG dan Flexing, ASN Kementerian PU Dipaksa Pulang dari London
Configuration/Deployment – Memperbanyak penerima beasiswa dari dan untuk perguruan tinggi kelas dunia di bidang strategis.
Structuring – Mengalokasikan beasiswa secara tematik sesuai kebutuhan pembangunan.
Bundling – Mengintegrasikan sinergi lulusan LPDP dalam dan luar negeri dengan melibatkan industri.
Baca Juga:
Mendikti Libatkan TNI Gembleng Penerima LPDP, Ini Alasannya
Leveraging – Memaksimalkan kontribusi alumni agar pada 2045, 30–40 persen PDB Indonesia berasal dari sektor strategis tersebut.
Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap LPDP dapat menjadi motor penggerak pengembangan SDM unggul sekaligus mempercepat transformasi industri nasional.
[Redaktur : Ados Sianturi]