Fitria juga menyebut dari 79 anak-anak tersebut ada sebanyak 21 orang dirawat di Klinik Ampalu Kabupaten Dhamasraya. Sedangkan 58 orang dirawat jalan.
Lanjut Kapolres Tebo itu, pihaknya juga telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. “Karena ini korbanya cukup banyak. Tadi anggota sudah di lapangan guna mengambil keterangan,” kata dia. Saat ini kata Fitria, pihaknya masih menunggu keterangan anggota di lapangan.
Baca Juga:
Hujan Deras Sebabkan Akses Jalan Lintas Sumatera di Jambi Terputus Total
Perayaan 1 Muharram 1444 H juga dilaksanakan di Kelurahan Buluran Kenali, mulai 23 Juli sampai 31 Juli. Festival ini mengangkat tema Buluran Kenali yang Penuh Harapan, Kami Ingin Jadi Destinasi Wisata.
Berbagai lomba memeriahkan Festival 1 Muharram ini. Warga Buluran Kenali memeriahkannya dengan mengadakan festival disertai dengan lomba-lomba. Acara ini diselengarakan oleh Kelompok Sadar Wisata Rentang Buluran Kenali.
Seperti yang dikatakan oleh Muhammad Ismail selaku Pembina Pokdarwis Rentang Buluran Kenali. “Ini Festival 1 Muharram, dengan berbagai rangkaian acara yang berisi berbagai macam lomba,” ujar Ismail, Minggu 31 Juli 2022.
Baca Juga:
Hendak ke Pesantren, Santriwati Ini Malah Dilecehkan Oleh Sopir Travel
Kemudian, pada tanggal 23 Juli 2022 diadakan berbagai lomba yang diselengarakan yakni berupa lomba MTQ, lomba mancing, dan Lomba Perahu. Acara ini juga dihadiakan berbagai macam hadiah yakni berupa uang tunai, piagam, dan piala.
“Untuk lomba pertama yakni lomba MTQ, yang acaranya diikuti oleh anak-anak umur 7 sampai 12 tahun,” ujar Ismail.