Jambi.WahanaNews.Co| Afrananta Tarigan seorang yang mengaku sebagai pemilik gudang BBM Illegal di wilayah Pal 7, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi marah saat ditemui wartawan WahanaNews.co dan tidak terima gudang tersebut di tulis dalam berita.
“Kita ini mau perang-perangan atau gimana ini, kalau cara abang nyari duit kek gitu ya terserah. Ketika Abang mendirikan perusahaan usaha Abang di ganggu gimana. Bisnis real pun saya pastikan ada ilegalnya, kalau Abang menghancurkan periuk nasi orang gak masalah, kalau ngomong berbelit-belit itu gak ketemu” ujar Afrananta yang biasa di panggil Frans.
Baca Juga:
Perombakan Besar Militer AS, Randy George Didepak dari Kursi Kepala Staf
Frans mengatakan cara bertutur orang media tidak seperti yang di lakukan wartawan WahanaNews.co
“Abang naikkan berita tangggal 2, cara berkawan itu gak kek gitu. Gak perlu foto, naik, baru di cari orang, gak salah cara kita bertutur itu beda kita itu nyari duit bukan dengan mencari busuknya orang, bukan gak bisa ku cari busuk kalian” tambah Frans.
Saat ditanyai oleh wartawan WahanaNews.co terkait bisnis yang di jalankannya ini jawaban Frans.
Baca Juga:
Viral F-15 Gagal Cegat Drone Iran, Apa Kabar Dominasi Udara AS?
“Semua bisnis itu ada hitamnya, ngapain ngomong kalau ada berita lanjutan jangan marah. Menunggu kan kami jadinya, berita apa lagi yang kalian mau naikkkan, kalian mencari tau dari kawan pelangsir kalian, nekan terus. Kau masih muda aku masih mudah, berkawan aja apa yang bisa kami bantu. Banyak media yang datang lebih santun dari kalian. Kita sama-sama muda, bantu kami besar apa balasan yang kalian mau ayok, bisnis ayok bukan naikkan berita lanjutan seperti itu” ujar Frans.
Salah seorang kawan Frans yang di ketahui namanya Sandi mengatakan bahwa wartawan gaya nya sama saja.
“Gaya-gaya media itu faham lah, kalau bukan mikir kemanusiaan tanpa kantor pun kami bisa bang, kayak kawan-kawan yang gudang nya di pinggir jalan itu mereka gak punya kantor, cuman ada mobil tangki jalankan. Tapi misi kami bukan itu, ini harus besar” ujar sandi.