Jambi.WahanaNews.Co| Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., selaku Pelaksana Harian (Plh) Dansatgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Jambi, melaksanakan patroli udara untuk meninjau sejumlah wilayah rawan karhutla yang dalam beberapa hari terakhir mengalami kebakaran, Minggu (19/7/2026).
Peninjauan dilakukan guna memastikan efektivitas penanganan di lapangan, termasuk pelaksanaan pemadaman melalui water bombing, serta memastikan titik-titik api telah berhasil dipadamkan.
Baca Juga:
Tepis Hotman Paris di Kasus Febrie, Gerindra Tegaskan Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
Patroli udara menyasar sejumlah kawasan prioritas yang sebelumnya terdeteksi mengalami kebakaran lahan.
Dari hasil pemantauan, upaya pemadaman melalui dukungan helikopter water bombing telah memberikan hasil signifikan, sehingga titik-titik yang menjadi fokus penanganan dinyatakan telah padam dan terus dipantau untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
Danrem menegaskan bahwa patroli udara merupakan bagian dari langkah pengendalian yang dilakukan secara terpadu untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Baca Juga:
Hotman Paris Jadi Pengacara Febrie, Unggahan Menohok Frank Hutapea Jadi Sorotan
"Pagi ini kita melaksanakan patroli udara untuk memastikan lokasi yang sebelumnya terbakar benar-benar telah padam. Kami ingin memastikan penanganan berjalan efektif, sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi," ujar Brigjen TNI Nyamin.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, BPBD, Manggala Agni, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh unsur Satgas Karhutla menjadi kunci dalam mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.
"Kolaborasi seluruh unsur sangat penting agar setiap kejadian dapat direspons secara cepat dan tepat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani," tegasnya.