JAMBI.WAHANANEWS.CO – Ada sinyalemen Over Tap BBM bersubsidi di sebuah gudang belakang ruko di Baganpete , Kota Jambi, Provinsi Jambi.
jalan di samping ruko menuju gudang diduga tempat over tap minyak bbm subsidi
Baca Juga:
Mengaku Intel Kodim Jambi, TNI Gadungan Dibekuk saat Kawal Minyak Ilegal
Gudang ini berada di areal yang luas dengan dipagari seng yang tinggi sekira 4 - 5 meter. Gudang ini berada di belakang sebuah ruko sekitar 50 Meter dari pinggir jalan besar. Tampak tempat ini ada sejumlah orang yang menjadi pengawal dengan sikap bersiaga.
Aktivitas ilegal ini disinyalir dilakukan secara terorganisir dan muat-bongkar terencana, mulai dari minyak BBM Subsidi di over tap dengan minyak dari hasil penyulingan Di gudang ilegal tersebut, muatan BBM dari tangki resmi dipindahkan atau dikurangi (di-tap) ke wadah lain.
Dari narasumber yang WAHANANEWS.CO temui di kawasan gudang ini, mengatakan beberapa jenis mobil tangki putih biru selalu masuk ke gudang tersebut.
Baca Juga:
Gudang Minyak Ilegal yang Terbakar di Palembang Ternyata Milik Polisi
“Ini berlangsung setiap hari, dengan perkiraan ada kurang lebih 4 truk tangki merah putih per hari,” ujar narasumber yang tak berkenan disebutkan namanya, Senin (27/04/26).
Terpantau, di gudang ini, tampak pula keluar-masuk sejumlah truk tangki berwarna putih biru. Truk tangki yang diduga mengambil untuk mengangkut solar untuk dibawa kepada pembeli.
Mengenai aktivitas ini, disesalkan oleh masyarakat Kota Jambi, soal penyelewengan solar bersubsidi ini. Ini adalah tindakan pidana.
“Truk putih biru itu diduga menjual minyak hasil langsiran dari SPBU. Seharusnya mobil putih biru membeli minyak non subsidi dari jalur yang benar bukan masuk ke gudang yang diduga menimbun BBM subsidi dari SPBU,” ujar warga Kota Jambi ini
Adapun lokasi gudang ini semua ditutupi dengan pagar yang terbuat dari seng sehingga masyarakat ataupun orang lain tidak bisa sembarangan masuk.
Informasi yang didapatkan WAHANANEWS.CO, pemilik gudang solar ini dikenal dengan nama DILA yang disinyalir didukung dan dimodali oleh seorang anggota TNI. [yg]