Jambi.wahananews.co | Masyarakat desa Betung yang tergabung dalam kelompok tani Tunas Harapan yang sedang menduduki lahan eks HGU PT RKK tertipu oleh salah satu oknum wartawan berinisial (H) uang tunai sebanyak 6 Juta rupiah, Senin 03/04/2023.
Maryadi salah-satu perwakilan masyarakat mengatakan bahwa oknum wartawan tersebut menjanjikan akan menyelesaikan masalah lahan dan masalah ketua kelompok tani yang sedang di tahan di Polda Jambi.
Baca Juga:
PSSI Umumkan 26 Pemain Timnas U-17 untuk Piala AFF 2026, Siap Tempur di Grup A
"Dia berjanji akan menyelesaikan masalah lahan kami dan ketua kami yang sedang di tahan, kami di mintai uang 5juta rupiah untuk 3 kali pertemuan dengan gubernur, katanya untuk ajudan menyediakan waktu gubernur. Karena kami percaya, kami memberikan uang tersebut di tambah 1 juta lagi sebagai ucapan terima kasih" Ujar Maryadi.
Uang Tanda Terimakasih Kelompok tani Tunas Harapan ke wartawan inisial (H)
Mendengar keluh kesah masyarakat tersebut, Tim wartawan wanahanews.co langsung komunikasi ke Ajudan Gubernur Jambi atas nama Robby dan Miky.
Baca Juga:
Langkah Baru Hukum Syariah: Peradilan Agama Siap Tangani Perkara Niaga Lebih Luas
Miky mengatakan bahwa tidak pernah Gubernur Jambi melalui ajudan meminta uang ke masyarakat untuk ketemu.
"Itu tidak benar Pak, gubernur Jambi tidak pernah meminta uang untuk ketemu atau menyuruh ajudan meminta uang kepada masyarakat yang ingin menemui beliau" ujar Miky.
Robby mengatakan Gubernur Jambi selalu siap kalo ingin di temui masyarakat, jika ada oknum yang demikian itu tidak benar dan bisa di laporkan atas dasar pencemaran nama baik gubernur Jambi.
"Itu sudah pencemaran nama baik Bapak Gubernur Om, itu tidak pernah Bapak meminta hal yang demikian, itu sudah bisa di laporkan pencemaran nama baik Bapak" ucap Robby.
Melky salah satu perwakilan kelompok tani Tunas Harapan juga mengatakan akan melaporkan masalah ini ke pihak yang berwajib.
"Kami akan melaporkan nya ke pihak kepolisian Bang, ini banyak orang tua kami yang di tipu hanya di kasih harapan palsu, waktu datang ke dusun gayanya sudah paling hebat, pas kami minta telpon untuk menanyakan janji-janji dia tidak bisa di hubungi lagi" ujar melky.
Melky juga mengatakan akan melaporkan oknum wartawan tersebut ke Pihak Kepolisian.
Pihak Redaksi WahanaNews.co sudah menghubungi Oknum wartawan inisial (H) yang di maksud melalui pesan WhatsApp, tetapi tidak ada jawaban dari Oknum tersebut sampai berita ini di muat. [Yg]