Musliyadi menyebut, walaupun pernah ada namun tidak boleh terlena dengan wabah penyakit tersebut.
"Kita harus terus melakukan antisipasi, pemantauan, penyuluhan kepada masyarakat kemudian pembinaan kepada petani peternak," jelasnya.
Baca Juga:
DKPP Kota Bengkulu Catat Peningkatan Kasus Jembrana, Peternak Diminta Waspada
Sehingga hal yang dikhawatirkan yang kecil akan memunculkan sebuah penyakit itu bisa ditanggulangi dengan secepatnya.
Sementara itu Musliyadi menjelaskan ciri PMK, ada terjadi radang pada mulut, ada terjadi radang pada kukunya dan kukunya bisa lepas.
"Kalau kita lihat ternak ini tidak ada gejala PMK-nya," ujar Musliyadi.
Baca Juga:
Pemkab Sigi Berikan Peringatan Tegas Kepada Peternak untuk Tidak Menjual Sapi Bantuan Pemerintah
Sementara itu Kapolsek Tebo Tengah, AKP Dedi Tanto Manurung mengimbau kepada masyarakat ternak sebaiknya dikandangkan.
"Ini ternak berkeliaran, ini juga bisa mengganggu kenyamanan masyarakat, bisa juga menyebabkan kecelakaan lalu lintas kalau di jalan," pungkasnya. [yg]