Jambi.WahanaNews.Co| Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin melaksanakan silaturahmi sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, bertempat di Gedung Rektorat UIN STS Jambi, Senin. 12/4/2026.
Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi dengan dunia akademik, khususnya dalam mendukung pembinaan teritorial serta pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter kebangsaan.
Baca Juga:
Danrem 042/Gapu Gandeng Universitas Jambi, Perkuat Ketahanan Nasional dari Ruang Akademik
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 042/Gapu didampingi oleh para pejabat Korem, di antaranya Kasi Intel dan Kasi Ter Korem 042/Gapu. Sementara dari pihak UIN STS Jambi, kegiatan dihadiri langsung oleh Rektor Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd.
beserta jajaran universitas, di antaranya para wakil rektor, kepala biro, para dekan. Hadir juga Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta Satuan Pengawasan Internal (SPI).
Dalam pertemuan tersebut, Danrem 042/Gapu menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam memperluas kemitraan strategis dengan berbagai elemen bangsa.
“Melalui kerja sama ini, kita ingin membangun kolaborasi yang konkret antara TNI dan kalangan akademisi, khususnya dalam bidang pembinaan mental, wawasan kebangsaan, serta penguatan ketahanan wilayah,” ujar Danrem.
Baca Juga:
Polri Gerak Cepat, Konflik SAD dan Security PT SAL di Sarolangun Berhasil Dikendalikan
Lebih lanjut disampaikan, TNI AD melalui fungsi pembinaan teritorial akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan, termasuk melalui program-program kemasyarakatan di wilayah binaan.
“Ke depan, prajurit TNI akan semakin intens berinteraksi dengan masyarakat melalui kegiatan teritorial, termasuk membantu pembangunan infrastruktur serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya.
Terkait kerja sama dengan UIN STS Jambi, Danrem menjelaskan bahwa implementasi MoU akan diwujudkan dalam berbagai kegiatan, di antaranya pertukaran narasumber, pembekalan bidang pertahanan negara, serta pembinaan mental dan keagamaan bagi prajurit.