"Satgas hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan kebenaran tetap berjalan. Bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk meneguhkan bahwa setiap penyimpangan harus dicegah, dan setiap aturan harus ditegakkan dengan adil dan berintegritas," ujar Irwan.
Ia mengingatkan agar dalam menjalankan tugas harus berangkat dari kesadaran bahwa menjaga kepatuhan berarti menjaga kehormatan institusi.
Baca Juga:
Mantan Wali Kota Bekasi Dipastikan Masih Ditahan di Lapas Cibinong
"Dengan menegakkan aturan berarti melindungi organisasi dari kerusakan dan bertindak tegas adalah bentuk keberpihakan pada kebenaran," ujarnya.
Ia berharap satgas internal pemasyarakatan tersebut menjadi garda terdepan dalam menciptakan budaya kepatuhan.
"Mengingat kepatuhan tidak boleh hanya hadir ketika ada pengawasan, tapi harus hidup dalam setiap aktivitas, menjadi kebiasaan, dan akhirnya menjadi budaya kerja," ujarnya.
Baca Juga:
Mahfud MD Tegaskan Komisi Reformasi Polri Bukan Atasan Pengawas atau Auditor Polri
Ditjenpas Jambi mengingatkan komitmen petugas agar menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nilai kebenaran, integritas, dan loyalitas dalam melaksanakan tugas secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab.
"Pegang teguh komitmen tersebut sebagai landasan moral dalam setiap langkah pengabdian," tutup Irwan.
[Redaktur: Patria Simorangkir]