“Saya berharap ibu-ibu semua bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah membagikan informasi yang justru dapat memecah belah umat. BKMT harus tampil sebagai organisasi intelektual, bermutu, dan mampu menjadi penyejuk di tengah masyarakat Jambi,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Hj. Hesti Haris mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan BKMT semakin bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mempercayakan amanah kepemimpinan BKMT kepadanya.
Baca Juga:
Wagub Sani Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
“Mari kita jalankan amanah ini dengan ikhlas. Semoga BKMT semakin berkembang, memberi manfaat, menjadi penyejuk, dan membawa kedamaian bagi umat, khususnya di Provinsi Jambi,” pungkasnya.
Ketua Umum BKMT Pusat, Dr. Syifa Fauzia, M.Art, turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur karena Jambi kembali dipercaya menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah.
“Alhamdulillah, ini merupakan hal yang patut kita syukuri bersama. Atas nama Pengurus Pusat BKMT, saya hadir bersama Ketua Bidang Sosial BKMT Pusat serta mewakili seluruh BKMT se-Indonesia, mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus BKMT Provinsi Jambi yang baru dilantik. Insya Allah, amanah ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Baca Juga:
Gubernur Al Haris Ajak BKMT Perluas Peran Sosial dan Pemberdayaan Umat
Dr. Syifa Fauzia juga mengungkapkan bahwa BKMT Jambi memiliki tempat istimewa dalam sejarah organisasi. Ia mengenang almarhumah ibundanya, Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah, yang semasa hidupnya selalu membanggakan kiprah BKMT Jambi.
“Ibunda saya wafat pada Mei 2016, dan beberapa bulan kemudian, tepatnya Oktober 2016, saya dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinan BKMT Pusat. Saat itu usia saya masih 31 tahun, cukup muda untuk mengemban amanah besar ini. Kini, hampir sepuluh tahun kemudian, pada usia 41 tahun, saya semakin menyadari betapa pentingnya menjaga warisan perjuangan beliau,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa sejak awal berdiri oleh Ustadzah Tutty Alawiyah, BKMT memang dibangun sebagai organisasi berbasis majelis taklim. Hingga kini, BKMT tetap menjadi organisasi majelis taklim terbesar di Indonesia, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas majelis taklim di seluruh Nusantara.