Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan kesiapan penuh PLN dalam mendukung keberhasilan proyek PSEL.
Dukungan ini diwujudkan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah, Danantara Indonesia, serta para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan.
Baca Juga:
RI-Jerman Bersinergi Perkuat Infrastruktur Mutu Industri Nasional
“PLN telah memetakan titik interkoneksi terdekat dari lokasi PSEL yang akan dibangun agar proses penyambungan lebih cepat dan efisien sesuai target pengembangan proyek. PLN juga mempercepat pembahasan awal PJBL sehingga tahapan yang umumnya memerlukan waktu beberapa bulan dapat dipersingkat,” kata Darmawan.
Dalam skema proyek ini, PLN berperan sebagai offtaker listrik atau pihak yang akan menyerap energi listrik yang dihasilkan dari fasilitas pengolahan sampah.
Peran tersebut dinilai sangat krusial karena dapat meningkatkan kelayakan proyek secara finansial, memperkuat kepercayaan investor, serta membuka peluang akses pendanaan bagi para pengembang proyek.
Ke depan, pengembangan PSEL diharapkan mampu memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
Baca Juga:
Kementerian PU Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Wonosobo Jelang Tahun Ajaran Baru
Tidak hanya mengurangi volume timbunan sampah di perkotaan, proyek ini juga berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup, sekaligus menambah pasokan listrik berbasis sumber energi domestik yang lebih bersih.
“PLN menyambut baik penandatanganan kerja sama ini sebagai langkah konkret percepatan proyek PSEL. Kami memastikan listrik yang dihasilkan dapat terintegrasi dalam sistem kelistrikan nasional dan dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” tutup Darmawan (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]