Menyandang gelar sarjana hukum, Kamaruddin pun memutuskan untuk terjun sebagai advokat.
Dia mendirikan kantor hukum dengan nama Victoria. Nama yang diambil dari salah seorang putrinya, Valencia Brightlady Victoria, seperti dilansir dari Narwastu.id.
Baca Juga:
Kelompok Tani Jubek CS Minta Polda Jambi Usut mafia Tanah Sungai Toman Laudi DKK
Kamaruddin mengajak rekan-rekannya bergabung di kantor hukum ini. Mulai menangani kasus kecil dan besar.
Hingga sebuah konflik internal terjadi, di mana kantor hukum ini ditawarkan sebuah kasus besar dengan honor besar namun ditempuh dengan tidak patut hukum.
Rekannya mendesak untuk diterima. Kamaruddin menolak. Lantaran terjadi perbedaan pandangan, rekan-rekan Kamaruddin meninggalkannya.
Baca Juga:
Emosi Sesaat Berujung Sanksi, Ini Hasil Mediasi Kasus Guru Dikeroyok Siswa
Kamaruddin jalan terus, meneruskan semangatnya sebagai advokat yang berintegritas. Dia pun mulai menangani sejumlah kasus besar dan level nasional.
Salah satu keberaniannya adalah menguak kasus korupsi Wisma Atlet dan Hambalang.
Dalam perjalanan kariernya, Kamaruddin mengaku kerap mendapat teror. Bahkan tujuh kali lolos dari rencana pembunuhan berencana.[yg]